Rabu, 08 Februari 2017

Jokowi Bikin Vlog di Tengah Laga Pembuka Piala Presiden 2017

Liputan6.com, Sleman - Presiden Joko Widodo, membuka ajang Piala Presiden 2017 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu 4 Februari 2017. Pada kesempatan itu, Presiden ketujuh Republik Indonesia, itu juga sempat membagikan enam bola kepada suporter yang berada di tribun utara dan selatan stadion.
Namun, yang sempat banyak menarik perhatian publik adalah aksi selfie Jokowi di tribun VIP menggunakan kamera telepon seluler. Aksi selfie itu dilakukan sebelum kick-off pertandingan pembuka antara PSS kontra Persipura Jayapura.
Tak hanya itu, saat pertandingan berlangsung, Jokowi juga menyempatkan diri membuat vlog (video blog) singkat yang kemudian diposting ke akun Facebook-nya.
Dalam video tersebut, Jokowi terlihat merekam dirinya sambil membelakangi lapangan. Jokowi bercerita bahwa dia sedang menyaksikan pertandingan antara PSS Sleman melawan Persipura Jayapura.
"Vlog saya dari Piala Presiden 2017. Seru dan meriah." tulis Jokowi. "Maju terus sepak bola Indonesia!"
Sebelumnya, Jokowi juga sempat mengunggah video sebelum menghadiri acara pembukaan Piala Presiden 2017. Dengan latar belakang pesawat pribadi Presiden Indonesia, Jokowi menyampaikan pesannya unruk terus menjaga sportifitas dalam pertandingan.
Presiden juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyaksikan turnamen jelang bergulirkan kompetisi Liga Indonesia musim baru.
Dalam kesempatan tersebut, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyampaikan harapan agar sepakbola Indonesia terus maju dan menorehkan prestasi. "Hayo kita lihat sejenak, maju terus sepak bola Indonesia," ujarnya Jokowi.
http://tv.liputan6.com/read/2847231/video-jokowi-asyik-bikin-vlog-saat-gelaran-piala-presiden-2017?source=search

Rabu, 16 Desember 2015

Lorenzo: Catatan Waktu di Awal MotoGP 2016 Akan Sedikit Lebih Lambat Kris Fathoni W - detikSport

Barcelona - Juara dunia Jorge Lorenzo memprediksi catatan waktu di awal musim 2016 akan lebih lambat sekitar 0,5 detik karena sistem elektronik baru di musim itu.

ECU baru dari Magneti Marelli, yang diperkenalkan pada saat bersamaan dengan kembalinya Michelin sebagai penyedia ban, sudah disebut sejumlah rider top sebagai sebuah langkah mundur dalam tes pramusim di Valencia.

Catatan tercepat saat itu dibuat oleh Marc Marquez dari Repsol Honda, dengan 1 menit 31,060 detik, alias lebih lama sekitar sedetik dari 1 menit 30,011 detik dari torehan Lorenzo saat mencatat pole di Valencia empat hari sebelumnya.

Saat musim 2016 dimulai di Qatar pada bulan Maret depan, pebalap Movistar Yamaha itu pun meyakini bahwa selisih tersebut belum akan menghilang sepenuhnya.

"Sejauh ini jelas bahwa manajemen elektroniknya tidak lebih canggih daripada apa yang biasa kami pergunakan," kata Lorenzo kepada Motosprint yang dikutip Autosport.

"Saya memprediksi catatan waktu di awal musim akan lebih lambat setengah detik," lanjutnya.

Marquez dan rekan setimnya, Dani Pedrosa, mengakui mereka kesulitan dengan sistem elektronik baru itu pada saat tes terakhir Honda pada 2015, dan Lorenzo sepakat masih ada banyak hal yang perlu dilakukan.

"Sejujurnya pada hari pertama saya menguji motor dengan elektronik baru di Valencia, saya merasa takut. Piranti lunaknya belum pas benar dengan sektor mana pun di lintasan," sebut Lorenzo.

"Ban belakang cenderung mengunci atas apa yang terjadi di mesin dan terkadang kendali traksinya tampak tidak bekerja semestinya. Para teknisi elektroniknya berusaha menenangkan saya dengan menjelaskan itu cuma hari pertama, bahwa seluruh sistem masih harus disetel, dan pada hari kedua mesinnya sudah akan bekerja setidaknya di level 70% seperti motor di tengah-tengah berjalannya musim."

"Di awal hari kedua belum benar-benar 70%, melainkan masih 50%. Tapi kami terus mengerjakannya sampai akhirnya mendapat 70%," bebernya.

Tenaga Kawasaki ZX-14R Berkurang 10 Tenaga Kuda

Rangga Rahadiansyah - detikOto

New York -Beberapa tahun terakhir, Kawasaki mengunggulkan tenaga dari ZX-14R. Namun, kabar terbaru menyebut, tenaga motor itu akan berkurang untuk memenuhi standar emisi.

Dilansir Visordown, Kamis (17/12/2015), Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) menyatakan, semua mobil dan motor harus memenuhi aturan emisi. Hal itu juga termasuk tenaga yang diukur.

ZX-14R adalah salah satu motor yang belum memenuhi standar emisi. Untuk itu, motor ini harus dituning lagi dan tenaga yang sebesar 210,7 daya kuda harus dikurangi.

Kini, angka itu menurun menjadi 199,9 daya kuda. Namun, tenaga yang berkurang itu baru berlaku di Amerika Serikat. Belum diketahui apakah ZX-14R untuk semua negara juga akan berkurang tenaganya.

Meski begitu, diperkirakan ZX-14R untuk pasar Eropa. Sebab, motor-motor di Eropa juga harus memenuhi standar emisi Euro6, jadi daya akan turun juga di sana.

Data uji EPA terbaru menunjukkan, Kawasaki ZX-14R memiliki versi baru dari mesin 1.441cc dengan katalis tiga arah. Seiring dengan daya puncak, emisi karbon monoksida juga berkurang.

Kawasaki mengklaim, performa motor ini tidak berkurang. Hanya, tenaganya turun 10 daya kuda.

Smartphone 4G Axioo Sasar Jatim

Rois Jajeli - detikinet

Jakarta - Axioo terus melakukan penetrasi ke hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Merek lokal ini meluncurkan dua tipe smartphone dengan konektivitas 4G.

"Produk yang dikeluarkan ini memiliki kualitas bagus, dan semua sudah 4G," ujar Regional Branch Manager Indonesia Timur Axioo Umayya Alamoedi di sela peluncuran produk bertempat di Plaza Marina, Surabaya.

Kedua produk yang diluncurkan ke Surabaya dan Jawa Timur yakni, tipe Venge dan Venge X. Diakuinya, masih ada beberapa daerah yang belum terdapat jaringan 4G.

Meski demikian, pihaknya tetap optimistis bahwa produk yang dibanderol dengan harga Rp 2-3 juta-an ini dapat diterima masyarakat Surabaya, serta kota-kota besar dan kecil di wilayah Jawa Timur.

Venge menggunakan prosessor quadcore mediatek MTK 6735 64 bit yang didukung RAM 3 GB, serta kamera yang diklaim menghasilkan jepretan seperti objek aslinya. Sedangkan untuk Venge X, dibekali prosesor octacore mediatek MT6753 untuk kinerja anti lelet.

"Ke depan pasar 4G akan menguasai Indonesia. Ini terlihat dari provider yang melakukan ekspansi besar-besaran dari 3G menjadi 4G. Mungkin di bulan ke 4 tahun depan, pengguna 4G akan naik drastis," yakinnya.

Selasa, 21 Oktober 2014

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam menunjang proses mengajar

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini demikian pesat. Hampir menyentuh semua aspek kehidupan manusia. Berkomunikasi saat ini tidak hanya dengan menggunakan suara saja namun juga sudah menggunakan video ada yang disebut video call sampai dengan tele-conference. Lewat internet semua informasi terbaru pasti dapat Dengan mudah didapat baik informasi yang sifatnya positif maupun yang negatif.
Saat ini tik sudah menjadi sebuah kebutuhan wajib bagi semua orang. Tak terkecuali sekolah dalam hal ini dunia pendidikan. Banyak sekolah saat ini sudah tersedia wifi baik yang murah maupun yang mahal. Namun banyak sekolah juga yang sama sekali belum tersentuh oleh kemajuan TIK. Mungkin hal ini terjadi karena kurangnya infrastruktur juga kondisi sekolah secara geografis belum dapat terjangkau internet.
Untuk sekolah yang sudah tersedia jaringan wifi dan internet gratis terkadang juga terkendala pada besarnya kuota yang mampu dibayar tiap bulannya. Ada sekolah yang fair dengan membuka semua akses internet yang ada namun ada juga sekolah yang lebih memanjakan gurunya supaya bisa ber internet ria. Hal ini tentu kembali kepada kebijakan sekolah masing-masing.
Bagi sekolah yang sudah siap tentunya harus mampu memanfaatkan TIK supaya dapat menunjang proses mengajar. Belum semua guru mampu mengoperasikan laptop dalam proses mengajar sehari-hari. Hal ini terjadi karena tidak semua guru mau atau belajar mengenai software yang berguna dalam proses mengajar. Tetapi kalau guru diminta untuk ber socmedia pasti semua guru bisa. Ini merupakan efek negatif dari TIK. Biasanya software yang dipakai untuk proses mengajar ini adalah powerpoint. Terkadang sudah mengikuti pelatihan pun belum tentu nanti dalam praktek nya guru mampu membuat suatu presentasi yang berkaitan dengan mapel yang diampunya.
Kendala lain yang terjadi disekolah adalah tersedianya infocus plus layar untuk menampilkan presentasinya. Terkadang ada infocusnya layar nya tidak ada. Atau karena pemakaian yang berlebihan infocusnya rusak. Disini diperlukan sponsor yang mau memberikan donasinya ke sekolah-sekolah agar bila terjadi hal-hal seperti ini bisa cepat tertangani karena bila tidak maka siswa dirugikan guru juga dirugikan. Biasanya bila infocus rusak pindah ke ruang lain yang ada infocusnya. Dengan catatan ruangan tersebut tidak ada yang menggunakan. Itu kalau yang rusak 1 infocus bila lebih dari 1 terbayangkan yang pasti terjadi.
Kembali ke powerpoint. Ada guru yang sudah mahir membuat presentasi sehingga materi yang diajarkan dapat tercapai. Namun ada juga guru yang lebih menghias presentasinya sehingga yang ditangkap siswa bukan materinya tapi embel-embel hiasan yang menyertai setiap slide powerpointnya. Bila ini terjadi tentu yang ditanyakan anak bukan materi yang sedang dibahas tetapi pak video nya mana? Pak lagunya mana? Atau bu setel youtube aja. Disamping kendala diatas ada juga faktor lain yang mempengaruhi yaitu apabila daerah sekitar Sekolah tersebut sering mengalami pemadaman listrik. Bila ini sering terjadi maka dapat mengakibatkan rusaknya laptop apalagi yang kondisi baterainya sudah dol sehingga membutuhkan sambungan listrik secara terus menerus.
Bila semua hal diatas tadi berjalan dengan baik bukan tidak mungkin sekolah tersebut mampu mencapai target yang diidam-idamkan semua sekolah mencapai nilai nem yang baik, seluruh siswa naik kelas. Ini sebuah harapan berkat kemajuan teknologi. Tapi ada juga sekolah yang lebih ketat belum tentu semua siswa naik kelas, belum tentu semua siswa lulus un. Semua kembali kepada pihak-pihak yang memutuskan, pembuat kebijakan mau sekolah nya maju, mau sekolah nya mampu bersaing, atau ada juga yang penting dapat murid.
Nilai tambah sekolah juga didapat dari tersedianya laboratorium komputer. Namun seiring jamannya tiap ganti menteri ganti kebijakan maka saat ini sekolah-sekolah yang melaksanakan kurikulum 2013 pastilah hanya kelas 9 yang menggunakannya sementara kelas 7 dan 8 hanya mengharap kapan ya kelas saya ke laboratorium komputer? Apalagi kelas 7 yang di sd nya dulu ada pelajaran tik tentu kepengen juga masuk laboratorium komputer. Hal ini kembali berpulang kepada kebijakan menteri yang baru nanti apakah akan kembali mengadakan mapel tik?
Disisi lain bagi guru yang mengajar tik/kkpi berdampak pada psikologis nya. Apalagi bila mereka itu adalah guru swasta. Dengan gampang dengan alasan yang masuk akal yaitu mengikuti kurikulum 2013 maka ada pengurangan guru tik. Dengan kata lain mengorbankan para guru yunior. Itupun bila sekolah tersebut punya dua guru. Sementara ada kecenderungan guru yang senior juga enggan memikirkan nasib yuniornya.

Jadi kesimpulannya adalah merevisi kebijakan dengan harapan menyelamatkan nasib guru tik/kkpi atau melaksanakan kebijakan dengan membuat rakyat menjadi penggangguran. Semoga saja dengan dilantiknya presiden baru kita nasib guru tik / kkpi menjadi lebih baik lagi.            

Minggu, 28 September 2014

Nasib Guru TIK di Kurikulum 2013 Penulis: Muhammad Syamsi

TIK semakin penting peranannya karena setiap bangsa akan menjadi bagian dalam perkembangan arus globalisasi yang mensyaratkan penguasaan teknologi tingkat tinggi ini di segala aspek kehidupan. Bangsa yang tidak mengenal dan menguasai teknologi akan menjadi bangsa yang tertindas.

Kurkulum 2013 telah memberi dampak yang begitu luas bagi masyarakat pendidikan di Indonesia, tidak terkecuali dampak terhadap Mata Pelajaran TIK di SMP dan SMA juga pada Pelajaran KKPI di SMK. Hilangnya Mata Pelajaran TIK dan KKPI adalah Fenomena yang menarik sekaligus membingungkan di tengah-tengah hingar bingar perkembangan Teknologi Informasi dalam menopang kemajuan Pendidikan di Indonesia.

Implementasi kurikulum 2013 berdampak secara langsung pada beberapa mata pelajaran (mapel) seperti penghapusan beberapa mapel serta pengurangan jumlah jam tatap muka. Hal ini sekaligus menjadi perbedaan esensial antara kurikulum 2013 dengan kurikulum-kurikulum sebelumnya. Untuk jenjang SMP, tidak ada lagi mapel TIK karena mapel ini diintegrasikan keseluruh bidang mata pelajaran. Untuk jenjang SMK tidak ada lagi mapel KKPI, IPA dan IPS. Perubahan jumlah jam tatap muka Bahasa Inggris untuk SMA yang semula 4 jam menjadi 3 jam perminggu. Belum ada solusi yang ditetapkan oleh pemerintah dalam hal ini Kemendikbud untuk mengatasi permasalahan yang timbul dari kebijakan ini khususnya bagi guru-guru mapel terdampak.

Seperti guru TIK, khususnya lagi guru TIK yang telah bersertifikasi. Hingga saat ini belum ada solusi yang jelas dan kongkrit bagi guru-guru yang terdampak dari implementasi K-2013. Walaupun sering Mendikbud mewacanakan bahwa implementasi K-2013 tidak akan merugikan guru, namun itu baru sebatas pernyataan-pernyataan di media.

Ada beberapa wacana yang mungkin akan diambil oleh pemerintah untuk mengatasi permasalahan-permasalahan diatas khususnya guru mapel TIK sebagaimana yang penulis kutip dari berbagai sumber sebagai berikut. Pertama ada yang melontarkan gagasan atau anggapan bahwa TIK mungkin bisa dimasukkan ke dalam mata pelajaran prakarya di kurikulum 2013 hal ini disampaikan oleh Dr. H. Mas’ud Zein, M.Pd. Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim Riau, dalam acara Workshop Kependidikan dengan tema ''Peningkatan Kualitas Guru Dalam Menyongsong Implementasi Kurikulum 2013'' dalam Rangka Memperingati Hari Pendidikan Nasional yang digelar oleh Ikatan Keluarga Alumni Madrasah Tsanawiyah (IKA MTs) tanggal 15 sampai 16 Mei 2014 di MI YPI I Kuala Enok, sebab aspek pada mata pelajaran Prakarya meliputi Kerajinan, Rekayasa, Budi Daya, dan Pengolahan. Nah karena ada aspek Rekayasa (teknologi) maka kita mengira TIK bisa dimasukkan ke Prakarya.

Setelah membaca Buku Guru Prakarya yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, penulis menyimpulkan bahwa TIK tidak bisa dimasukkan ke Prakarya. Karena dalam uraian mengenai Rekayasa di sana dikatakan: Rekayasa dikaitkan dengan kemampuan teknologi dalam merancang, merekonstruksi, dan membuat benda produk yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari dengan pendekatan pemecahan masalah.

Disamping itu untuk menetapkan TIK mata pelajaran Prakarya dijadikan muatan lokal haruslah melewati kesepakatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Tingkat I yang di tuangkan dalam peraturan pemerintah. dengan uraian seperti dikutif diatas, TIK tidak bisa dimasukkan kedalam mata pelajaran Prakarya.

Kendala lain dari wacana ini adalah, karena latar belakang pendidikannya tidak linier dengan mapel Prakarya, maka kembali terbentur dengan aturan PP 74 tahun 2008, sehingga jika konsisten guru TIK/KKPI harus menempuh sertifikasi Prakarya, dan bersekolah lagi mengambil jurusan Prakarya. Kalau tidak, filosofi Prakarya dan TIK jauh berbeda, sehingga sulit bisa profesional.

Kedua, mengingat sebagian besar guru bersertifikat TIK/KKPI tidak berlatar belakang pendidikan komputer, maka eks guru TIK/KKPI akan dikembalikan sebagai guru yang sesuai dengan basic pendidikannya. Ini sejalan dengan isi PP 74 Tahun 2008 tentang guru bahwa Kualifikasi Akademik adalah ijazah jenjang pendidikan akademik yang harus dimiliki oleh guru sesuai dengan jenis, jenjang, dan satuan pendidikan formal di tempat penugasan. Ini dipertegas lagi dibagian lagi PP tersebut bahwa guru dalam jabatan yang telah memperoleh sertifikat pendidik tidak linier dengan kualifikasi akademiknya wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan sesuai dengan kualifikasi akademiknya untuk mengampu mata pelajaran yang serumpun/mata pelajaran sesuai dengan kualifikasi akademiknya; atau mengikuti pendidikan untuk memperoleh kualifikasi akademik S-1/D-IV atau S2 yang lain sesuai dengan mata pelajaran yang diampu.

Dengan wacana ini guru sebenarnya akan merasa nyaman karena ''posisi'' dirinya sudah sesuai dengan PP 74 tersebut, walaupun harus menempuh sertifikasi ulang, yang dapat ditempuh melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG), Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) atau Kependidikan Kewenangan Tambahan (KKT). Kelemahan dari wacana ini adalah apabila sudah menempuh sertifikasi ulang dengan mapel baru, guru tersebut harus ‘bersaing’ dengan guru lama yang se-mapel dalam rangka pemenuhan 24 jam mengajar per minggu.

Ketiga, khusus eks guru TIK/KKPI yang berlatar belakang sesuai yaitu komputer, akan dimutasi ke SMK jurusan Teknik Informatika (TI) /Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Kelebihannya wacana ini adalah guru tidak perlu menempuh sertifikasi ulang, dan juga tidak perlu bersekolah lagi. Bidang tugas dan latar belakang pendidikan sudah sesui dengan PP 74 Tahun 2008. hanya kelemahannya adalah jumlah SMK TI/TKJ sangat sedikit dibanding jumlah eks guru TIK/KKPI, sehingga kemungkinan tidak semua eks guru TIK/KKPI bakal tertampung di SMK.
- See more at: http://www.goriau.com/opini/nasib-guru-tik-di-kurikulum-2013.html#sthash.OSDqhlAU.dpuf

Pengganti STY pelatih timnas sepakbola

https://www.youtube.com/watch?v=DOOrIxw5xOw